Pernah ikut donor darah..??
Kalau jawabannya belum, harus nyobain lho, soalnya ada
banyak manfaat yang bisa didapat dari donor darah. Dengan donor darah, kita
juga bisa membantu banyak orang yang sedang membutuhkan darah kita. Perlu diketahui
bahwa sel darah merah terbagi menjadi empat tipe yaitu A, B, O dan AB. Golongan
darah dengan tipe AB merupakan penerima universal, artinya orang yang bergolongan
darah AB dapat menerima darah dari golongan darah yang lain. Tapi perlu diingat
juga bahwa orang yang bergolongan darah AB sangat jarang sekali lho. Sedangkan
untuk darah O bisa menyumbangkan darahnya ke semua golongan darah lainnya atau biasa disebut donor universal.
Selain bermanfaat buat orang lain, donor darah juga bermanfaat buat diri kita sendiri. Di sini saya tuliskan beberapa manfaat donor darah yang saya ketahui, antara lain:
1.
Dengan donor darah dapat mengurangi resiko
penyakit jantung dan stroke
2.
Dapat mengurangi resiko penyakit hipertensi
3.
Memperlancar peredaran darah di dalam tubuh
4.
Mengurangi kelebihan zat besi di dalam tubuh
5.
Membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar
6.
Memaksimalkan produksi sel darah merah
7.
Mendeteksi penyakit serius secara dini
Mungkin dari ketujuh manfaat diatas, ada banyak manfaat lain
yang belum saya ketahui.
Kalau sudah merasa tertarik ikut donor darah, eits..jangan
terburu-buru dulu, karena tidak semua orang bisa mendonorkan darahnya. Ada
syaratnya lho. Syarat donor darah antara lain:
1. Berbadan sehat, berusia 17-60 tahun
Udah jelas kan, kalau anak kecil usia 5 tahunan nggak boleh
ikutan *walaupun badannya gedhe. Kudu 17 tahun...
2. Berat badan >45 kg
Nah kalo berat badannya 45, sepertinya masih dipertimbangkan lagi. Karena
disini disebutkan >45 kg bukan => 45 kg.
3. Tekanan darah normal, kadar Hb 12,5 g/dl
Darah normal untuk orang dewasa adalah 120/80, 120 untuk sistole dan 80
untuk diastole. Sistole adalah tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung,
sedangkan diastole adalah tekanan saat jantung
beristirahat di antara pemompaan. Tapi, biasanya tekanan darahnya 110/70 juga
masih bisa. Dan untuk hemoglobinnya antara 12,5 g/dl – 17 g/dl. Kadang ada juga
yang Hbnya tinggi, biasanya hal tersebut dikarenakan sering merokok ataupun
kurang minum air putih.
4. Tidak sedang menderita penyakit
Walaupun penyakit pilek ataupun batuk juga tidak boleh ikut donor darah.
Apalagi kalau sebelumnya, si pendonor pernah minum obat dalam satu hari
tersebut, tetap tidak dibolehkan untuk mendonorkan darahnya.
5. Wanita: tidak sedang hami/menyusui/menstruasi
Kalau syarat yang satu ini, tidak boleh diganggu gugat dan sudah sangat
mutlak. Ditakutkan jika sedang dalam ketiga keadaan yang telah disebutkan,
dapat membuat wanita tersebut kekurangan darah.
6. Bukan pecandu alkohol dan narkotika
Kenapa nggak boleh?? Karena darah para pecandu alkohol dan narkotika
sudah terkontaminasi dengan zat-zat yang terkandung dalam alkohol dan narkotika
tersebut. Bahaya beudh pokoknya. Malah nanti bisa membahayakan orang yang
diberi donoran darah tersebut.
7. Jarak waktu donor darah kurang lebih 3
bulan
Sel
darah merah kan usianya 120 hari, kalau dibagi
30 = 4 bln. Itulah sebenarnya alasan kenapa kalau mau donor darah harus 3 bulan
jaraknya, karena dalam 3 bulan kebutuhan sel darah merah terpenuhi serta
kualitasnya baik. Dalam artian tidak
terlalu tua dan tidak terlalu muda usia sel darah merahnya. Begitu....mengerti
kan maksudnya..??
Jangan lupa juga kalau sebelum donor darah makan yang cukup,
soalnya kemaren saya baru menemui mbak-mbak yang pingsan gara-gara donor darah.
Ketika ditanya ternyata dia hanya makan beberapa sendok saja, dan kebetulan dia
lagi puasa. Jadi, jangan sampai membahayakan diri kita sendiri, niatnya mau
membantu orang lain eh malah membahayakan diri sendiri karena sebelum donor
kondisi badan sedang tidak fit atau kurang makan. Dengan mendonorkan darah
tidak akan membuat anda kekurangan berat badan, karena darah membuat sekitar 7
persen dari berat badan anda.
Ingat, setetes darah kita bisa menghidupkan orang lain...!!!
sumber: google |
0 komentar:
Posting Komentar